di pagi yang sunyi aku menemuimu
berbaju hitam dengan garis putih.
dengan sisa getaran hujan semalam
aku membuat sajak sajak untuk
hidupmu yang bersamaku,jika kelak
kau lupa dengan anggrek di depan rumahku
yang kau belikan untukku, maka aku akan
mengingatkanmu dengan hujan yang sunyi
yang basah kuyup dengan rindu
Karena jiwa adalah terminal rasa yang menggetarkan, lewat desiran yang samar,dan membawa kita ke waktu-waktu..... Akupun akan membawamu di kemudian rasa
Senin, 10 Mei 2010
Senin, 26 April 2010
Jumat, 05 Maret 2010
perjalanan panjang
harapan seperti apa dibenakmu sayang?
hingga aku sempat terjerembab.
aku punya bunga mawar untkmu,
tapi bukan lagi hanya omong kosong,
cobalah,renungkan perjalanan kita
perjalanan panjang,
sudah tiga tahun kita menapakinya
hingga aku sempat terjerembab.
aku punya bunga mawar untkmu,
tapi bukan lagi hanya omong kosong,
cobalah,renungkan perjalanan kita
perjalanan panjang,
sudah tiga tahun kita menapakinya
Rabu, 24 Februari 2010
Minggu, 14 Februari 2010
mimpi
terkadang aku ingin, ignin sekali melintas jauh dikesunyian ini.
tapi terkadang akupun sadar,sadar sekli bahwa ia tidak mungkin aku jalani..
mimpi...? oh,tidak!!!!
manusiawi?.......
tapi terkadang akupun sadar,sadar sekli bahwa ia tidak mungkin aku jalani..
mimpi...? oh,tidak!!!!
manusiawi?.......
Selasa, 09 Februari 2010
Jumat, 15 Januari 2010
Jangan lagi membahas perihal laut
Jangan lagi membahas perihal laut
Yang telah memuntahkan kenangan kita
Meski kau mencintaiku dengan banyak
Kemungkinan-kemungkinan yang kau yakini
Ada keharuan yang tersembunyi padaku
Yang menurutmu,tindakanmu ini semua karena cintai aku
Aku tak meyalahkan siapapun
Ketika kau pulang ke tanah kelahiranmu
Menunpahkan segala sesalmu pada ibumu
Menceritakan hatimu yang perih
Lantaran dihujat habis-habisan oleh hujan semalam
Serta jaketmu yang hijau lusuh
Yang dulu sempat kau pakaikan padaku
Sekarang terlihat kesal juga padaku
Karena pertemuan pertama kita di alun alun kota
Telah menjadikan kita dua sejoli yang saling mencinta
Belum pernah aku bermimpi digigit kecoak tetangga
Sampai dewasa ini,aku masih ingin bergantian
Makan permen lolipop denganmu di bawah payung saat hujan
Menerpa bumi yang angkuh.
Aku tak ingin melipat kisah kita yang dalam
Sedalam samudra yang tak jelas sampai dimana
Akupun tak sungkan-sungkan untuk memohon padamu
Bagai budak yang meminta makan dengan perut kosong
Kau berjanji dulu takkan pergi ke negeri sebrang
Negri yang memisahkan kita
Dengan cara yang sangat menyakitkan
Anginpun seakan tak rela lagi menyampaikan
Sepucuk suratku untukmu,,,
Nun jauh dalam harapanku tetap kau
Maka.dekaplah aku dalam setiap masamu
27 Desember 2009
Kafiyah Rof
Yang telah memuntahkan kenangan kita
Meski kau mencintaiku dengan banyak
Kemungkinan-kemungkinan yang kau yakini
Ada keharuan yang tersembunyi padaku
Yang menurutmu,tindakanmu ini semua karena cintai aku
Aku tak meyalahkan siapapun
Ketika kau pulang ke tanah kelahiranmu
Menunpahkan segala sesalmu pada ibumu
Menceritakan hatimu yang perih
Lantaran dihujat habis-habisan oleh hujan semalam
Serta jaketmu yang hijau lusuh
Yang dulu sempat kau pakaikan padaku
Sekarang terlihat kesal juga padaku
Karena pertemuan pertama kita di alun alun kota
Telah menjadikan kita dua sejoli yang saling mencinta
Belum pernah aku bermimpi digigit kecoak tetangga
Sampai dewasa ini,aku masih ingin bergantian
Makan permen lolipop denganmu di bawah payung saat hujan
Menerpa bumi yang angkuh.
Aku tak ingin melipat kisah kita yang dalam
Sedalam samudra yang tak jelas sampai dimana
Akupun tak sungkan-sungkan untuk memohon padamu
Bagai budak yang meminta makan dengan perut kosong
Kau berjanji dulu takkan pergi ke negeri sebrang
Negri yang memisahkan kita
Dengan cara yang sangat menyakitkan
Anginpun seakan tak rela lagi menyampaikan
Sepucuk suratku untukmu,,,
Nun jauh dalam harapanku tetap kau
Maka.dekaplah aku dalam setiap masamu
27 Desember 2009
Kafiyah Rof
Langganan:
Postingan (Atom)